Oke, kita lupakan masalah keyboard yang tadi itu. Kita ceritakan masalah yang lain dan masih tetap tentang gue.
Gue baru aja punya masalah sama pengelihatan gue (kalo duit, bokep, dan tetek itu mah gak ada masalah) karena gue udah mulai burem ngeliat papan tulis yang ada didepan. Jadi, tulisan tuh keliatannya dobel dan berbayang (mirip naruto)
Jadi, gue mutusin bilang ke Bokap gue, "pah, ini mata ko udah gak beres ya?'
"ah, gak beres apanya? orang masih tetep bulet kok" Kata bokap santai.
"emang bulet mah dari dulu. Tapi ini ngeliatnya udah burem terus ngebayang!" gue emosi.
"yaudah" bokap gue jawab sambil menghela nafas, "ke Optik aja"
Akhirnya, setelah gue dan bokap gue melakukan debat dialog yang mulai gila, gue seneng banget begitu diajak ke Optik. Begitu sampe, gue liat kaca mobil dan gue baca 'HOLAND BAKERY' sebentar, kenapa ada yang aneh sama apa yang gue baca. "ma, Ini kenapa kita berenti didepan Holand bakery?!" teriak gue ke nyokap sambil panik "emang disitu ada kacamata?". Sejenak gue mulai berpikir, gue bakalan dikasih kacamata imitasi yang terbuat dari tumpukkan kue sus.
"Optiknya disebelahnyaaaa!!!!" nyokap gue teriak lantang.
Gue pun masuk ke dalem optik, disambut dengan pemilik optik yang berambut gondrong, berjanggut, berkumis dan bulu kaki yang selebat rambut kepala. Namun, wajahnya eksotik layaknya setangkai kamboja jepang.
Setelah gue diperiksa dan gue pilih-pilih frame kacamata yang gue suka, lalu gue harus menunggu selama Lima Belas menit. Akhirnya, KACAMATA GUE JADI!!!!
Gue langsung goyang poco-poco ala ceisara sambil nge-Rap dengan kosakata layaknya vicky 'TWENTY NINE MY AGE'
Gue gak peduli apa nanti jadinya disekolah kalo gue pake kacamata. Cuek aja asalkan gue bisa ngeliat dengan jelas.
Dan sukses, gue berhasil diteriakkin alay sama anak-anak satu kelas. Karena mereka pikir kacamata gue ini adalah kacamata alay yang harganya Rp.15.000,- namun, sudahlah. Persetan dengan mereka. Toh apa yang Lo pakai tidak berpengaruh apa-apa pada orang yang mencela, menghina, atau mem-bully diri lo.

haha dasar alay
BalasHapus